"Dari hasil penyelidikan, tersangka berada di sebuah pondok yang terletak di kebun sawit miliknya," katanya.
Kemudian setelah memastikan target sudah berada di lokasi dan membawa seorang anak perempuan, Tim Reskrim Polres Agam bergerak menuju TKP.
"Akibat tidak memungkinkannya TKP dicapai dengan mobil, maka dua orang anggota mengendarai sepeda motor, sedangkan tujuh anggota berjalan kaki ke lokasi," katanya
Petugas yang mengendarai sepeda motor lebih dulu tiba di TKP dan satu orang petugas langsung mendobrak pintu bagian belakang pondok, karena pintu depan terkunci dengan gembok dari luar.
"Sedangkan satu orang petugas lainnya berjarak sekitar tiga meter di belakangnya. Kemudian petugas melihat tersangka berlari ke sisi kiri ruangan mengambil sebuah sabit," katanya.