PADANG, iNews.id - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) II Padang, Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan tak terlibat atau ikut campur dalam konflik lahan yang berada di Kelurahan Teluk Bayur Padang. Lahan yang disengketakan seluas 6,5 hektare di Bukit Peti-peti dan di atasnya terdapat rumah-rumah warga.
"Perlu kami luruskan, kami tidak pernah melakukan pengambilan lahan," ujar Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI Hargianto didampingi Kepala Dinas Penerangan Mayor Laut (T) Syahrul di Padang, Selasa (5/10/2021).
Dia menjelaskan, dalam persoalan tersebut, Lantamal II awalnya menerima hibah dari seseorang bernama Marah Tando berlokasi di Bukit Peti-peti. Hibah tersebut disambut Lantamal Padang karena memang membutuhkan lahan untuk pengembangan dan pembangunan.
"Jadi pada prinsipnya kami menerima, penghibah juga telah kami cek dan menunjukkan surat-surat sebagai bukti kepemilikan," katanya.
Rencananya lahan tersebut akan dikembangkan Lantamal Padang untuk pembangunan, salah satunya membangun shelter untuk titik evakuasi tsunami.