Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Hary Mariza Putra mengatakan, setelah kasus dugaan penculikan viral di media sosial dan diproses polisi, akhirnya terungkap bahwa cerita upaya penculikan oleh orang tak dikenal tersebut merupakan rekayasa alias cerita bohong.
“Siswi itu sengaja mengarang cerita mau diculik karena takut dimarahi terlambat datang ke sekolah,” katanya.
Atas peristiwa tersebut pihak orang tua dan siswi tersebut akhirnya melakukan klarifikasi dan meminta maaf.
“Tidak ada sanksi khusus terhadap siswi itu, pihak Dinas Pendidikan akan melakukan pembinaan terhadap siswi itu karena masih berusia di bawah umur,” ujarnya.