Poin terakhir Gubernur Irwan menyampaikan bahwa tidak ada persoalan jika ada kabupaten/ kota yang ingin keluar dari PSBB. Namun demikian, dia menekankan pentingnya mempersiapkan sistem kesehatan secara matang dari hulu sampai ke hilir.
“Kita tentu tidak ingin menggadaikan masyarakat dengan uji coba,” ujar Irwan.
Sebelumnya pada vidcon yang juga dihadiri oleh Forkopimda Sumbar, tiga kepala daerah masing-masing Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang mempresentasikan sejumlah alasan yang mendasari untuk keluar dari PSBB.
Namun setelah mendengar pemaparan Gubernur dan Defriman Djafri yang merupakan pakar epidemiologi FKM Unand, hanya Kota Bukittinggi yang tetap keluar dari PSBB dengan berbagai pertimbangan, khususnya terkait sektor perekonomian.