PADANG, iNews.id - Polisi menggelar razia di sejumlah titik Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Puluhan preman diamankan karena diduga perusuh bayaran yang akan memprovokasi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law.
Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir mengatakan, petugas merazia kendaraan-kendaraan yang melintas, termasuk angkutan umum di depan Kantor DPRD Sumbar.
"Mereka ini bukan mahasiswa dan peserta aksi. Jadi kita amankan," kata AKBP Imran Amir di Kota Padang, Sumbar, Sabtu (10/10/2020).
Menurut dia, orang-orang diduga preman ini dibawa ke kantor polisi untuk didata dan menjalani pemeriksaan terkait keterlibatan mereka dalam demonstrasi di Kota Padang.
"Jadi kami periksa mereka dan profiling. Mencari tahu asal mereka, dibayar berapa dan apa tujuannya datang ke sini (Padang) dan ikut dalam demo," ujar dia.