Fitriadi mengatakan, untuk membantu para petani di masa pandemi Covid-19, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan memberikan bantuan berupa program padat karya kepada kelompok tani. Kegiatan padat karya itu berupa rehabilitasi jaringan irigasi tersier di daerah Ekor Lubuk dan Sigando, untuk memperlancar pengairan di lahan petani.
"Program ini akan memberikan tambahan pendapatan bagi anggota kelompok, karena dilaksanakan langsung oleh para petani," ujarnya.
Dengan telah dimulainya tatanan kehidupan yang baru atau new normal ini, diharapkan sektor pertanian tetap berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan pangan. Harga jual produk pertanian diharapkan segera membaik agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani.