PADANGPANJANG, iNews.id - Permintaan produk pertanian Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), selama pandemi Covid-19 mengalami penurunan. Penutupan usaha kuliner dan hotel menjadi faktor yang paling memengaruhi penurunan permintaan diikuti dengan penurunan harga komoditas pertanian tersebut.
"Penurunan harga produk pertanian, khusus pada komoditas hortikultura, terutama cabai merah," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Kota Padang Panjang Fitriadi di Kantor Dinas Pertanian, Sabtu (13/6/2020).
Fitriadi menuturkan, untuk harga cabai merah keriting, pada bulan Januari 2020 rata-rata di tingkat petani sebesar Rp33.311 per kg. Namun, pada bulan Mei 2020, harga turun 43 persen menjadi Rp14.214 per kg.
Namun, harga bawang merah malah meningkat tajam dari bulan Januari 2020 sebesar Rp31.343 per kg menjadi Rp44.919 pada Mei 2020. Hal ini karena produksi lokal belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Padang Panjang dan berkurangnya pasokan dari daerah pemasok di Pulau Jawa.
Sementara produksi pertanian tidak berpengaruh signifikan selama pandemi Covid-19. Para petani tetap bertani sebagaimana biasanya. Secara umum untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Padang Panjang selama pandemi Covid-19 juga tidak ada permasalahan karena produksi pangan tetap berlanjut.