"Sehari-hari dia memang hanya bergelut dengan laptop saja sampai sekarang banyak sertifikat yang sudah didapatnya," kata Mira.
Sertifkat yang sudah diperolehnya itu yakni SQL Injection Chalenge Kominfo, sertifikat Avira Vulnerabilities, sertifikat Responsible Disclosure dari McAfee dan sertifikat Bug Report Vulnerability Tokopedia.
Sementara itu paman hacker muda tersebut Ramadhan Putra mengatakan, MA bermaksud baik sebelum mencoba masuk ke website KPU pada Kamis (18/4/2019). Keponakannya itu telah mengingatkan terlebih dahulu ke KPU terkait kelemahan website-nya.
"Pada 18 April itu dia hanya coba memeriksa apakah kelemahan itu sudah dibenahi, nyatanya dia masih bisa masuk. Tetapi hanya sampai di situ. Setelah masuk dia kembali keluar tanpa melakukan perubahan apa-apa," ucapnya.
Diketahui MA telah melakukan aktivitas pencarian celah keamanan pada situs KPU dari salah satu warnet di Payakumbuh pada Kamis (18/4/2019). MA sebelumnya telah menemukan celah keamanan itu dan melaporkannya ke email pengaduan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Kendati masih muda, MA merupakan hacker yang sudah berpengalaman. Terbukti dengan beberapa prestasi yang pernah diraihnya pada beberapa kompetisi hacking. Namun atas aksinya itu, MA ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, dibantu tim Satreskrim Polres Payakumbuh di rumahnya, daerah, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumbar, Senin (22/4/2019).