Hacker Peretas Situs KPU Dapat Ponsel dan Tawaran Kerja di Mabes Polri
PAYAKUMBUH, iNews.id –Hacker muda asal Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) yang coba meretas situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapat tawaran pekerjaan dari Tim Cyber Mabes Polri. Hal tersebut diungkapkan keluarga pemuda 19 tahun berinisial MA yang sebelumnya ditangkap polisi karena aksinya tersebut.
"Pada saat ditangkap itu, anak saya (MA) diperlakukan dengan cukup baik. Bahkan Bapak Ricky Boy Sialagan dari Cyber Crime Directorate (CID) Polri menyebutkan anak saya itu merupakan aset yang harus dilindungi dan kemungkinan akan dicarikan pekerjaan di Polri atau di KPU," ujar Mira Melinda, ibunda dari MA di Payakumbuh, Kamis (25/4/2019).
Dia menceritakan, kondisi terkini MA sudah tidak lagi ditahan. Tetapi telah dibolehkan pulang dan sekarang tinggal di rumah pamannya yang ada di Jakarta.
"Karena ponsel yang dipakai MA disita, dia dibelikan ponsel baru dari pihak kepolisian di Jakarta sehingga tetap dapat berkomunikasi dengan kami di sini," katanya.
Mira mengatakan, putra sulungnya itu sudah memiliki ketertarikan dengan IT semenjak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). MA mempelajarinya secara otodidak.