Terimbas Aturan Pembatasan Jam Operasional di Manado, Pelaku Usaha Menjerit

Subhan Sabu
Warga saat berada di salah satu rumah kopi di Manado yang terdampak aturan pembatasan jam operasional usaha. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

Dampak pembatasan juga turut dirasakan pelaku usaha The Mango Resto & Coffe Shop. Gracia Sanjaya selaku staf admin mengakui omset mengalami penurunan sampai dengan 50 persen.

Untuk mensiasati penurunan omset, dia mengubah strategi dengan melakukan promosi lewat media online dan memperluas sampai ke kantor-kantor agar omset day in tertutupi take away.

"Take away saat ini sekitar 70 persen sedangkan day in 30 persen. Harapan saya agar supaya pemerintah dapat mengkaji kembali jam operasional buka tempat usaha," kata Gracia.

Pemilik usaha Cafe Warunk Bendito Hamiko menyampaikan hal yang sama. Pendapatannya menurun sampai dengan 60 persen.

"Sangat berdampak ya, karena biasanya orang makan mulai pukul 20.00 WITA, itu mulai banyak orang. Tapi sekarang sudah disuruh tutup. Jadi mau dapat omset gak tau gimana. Makan siang pun kantor-kantor juga melakukan pembatasan, jadi kurang sekali orang makan, jadi ya sangat-sangat berdampak," tutur Hamiko

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Guncangan Gempa Magnitudo 7,7 Filipina, Warga Manado Panik Berhamburan Keluar Gedung

57 tahun lalu

Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Kecelakaan di Wanea Manado Tewaskan Bayi 5 Bulan, Sopir Mobil Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Oknum Polisi Tersangka Tabrak Lari di Manado Dipatsus, Terancam 6 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Oknum Polisi Jadi Tersangka Tabrak Lari di Manado, 1 Korban Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal