Sulap Limbah Sisik Ikan Jadi Aksesoris, UMKM di Manado Raup Omzet Puluhan Juta

Subhan Sabu
Kerajinan tangan dari limbah sisik ikan di Manado yang bisa merup omzet puluhan juta rupiah (Subhan Sabu/MNC Portal)

Di tengah kondisi pandemi, inovasi terus dibuat oleh Tjahyani. Di awal pandemi misalnya, saat terjadi peningkatan kebutuhan masker, Tjahyani mulai membantu pemulihan pandemi dengan membuat masker kain. 

Bahkan sekarang, tidak hanya aksesoris beragam produk fashion seperti kain sutera ecoprint, tas sutera ecoprint dan tas serat pisang abaka dibuatnya untuk terus mampu mempertahankan kelangsungan usahanya ditengah pandemi.

Kerajinan tangan dari limbah sisik ikan di Manado yang bisa merup omzet puluhan juta rupiah (Subhan Sabu/MNC Portal)

"Semua produk ini kita jajakan dalam toko-toko souvenir, toko di rumah, di pameran-pameran, melalui sosial media seperti Instagram dan Facebook. Untuk masalah harga, produk Yani Handicraft berkisar antara Rp50.000 hingga Rp400.000," ujarnya.

Untuk terus mengembangkan usaha tersebut, Tjahyani mengaku selalu berinovasi mengikuti trend mode dan kondisi yang ada. Dengan memaafkan platfrom media sosial, YouTube Yannie Handicraft dan Website YannieHandicraft.imooji.com.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
17 hari lalu

Inflasi Sumut Terendah Nasional, Binsar Simarmata Dorong UMKM Jadi Penjaga Stabilitas Ekonomi

27 hari lalu

Penipuan UMKM Fiktif di Malang, 2 Pria Ngaku Utusan Pemprov Jatim Ditangkap

1 bulan lalu

Demo di Jombang, Mahasiswa Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tuntutan Tak Dipenuhi

2 bulan lalu

Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7

2 bulan lalu

Dolar AS Menguat, Binsar Minta Pemkot Medan Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal