Pendidikan dibagi dalam dua gelombang. Untuk gelombang kedua tahun 2021 yang dinyatakan lulus sebanyak 299 orang dengan rincian, eks Catar 7 orang (5 laki-laki, 2 perempuan), rekrutmen proaktif 33 orang (23 laki-laki, 10 perempuan), Bintara Brimob 13 orang laki-laki, Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) 204 orang (200 laki-laki, 4 perempuan), Bakomsus Perawat 4 orang (3 laki-laki, 1 perempuan) dan Bakomsus TI 24 pria. Sementara Tamtama sebanyak 14 orang (13 Brimob dan 1 Polair).
Untuk gelombang satu tahun 2022 sebanyak 373 orang terdiri atas rekrutmen proaktif 32 orang (23 laki-laki, 9 perempuan), Bintara Brimob 21 laki-laki, Bintara PTU 261 orang (258 laki-laki, 3 perempuan) Bakomsus TI 26 orang laki-laki, Tamtama Brimob 33 orang.
Animo peserta yang terverifikasi Bintara dan Tamtama Polri di Polda Sulut tahun 2021 sebanyak 2.633 orang. Rincian Bintara PTU sebanyak 2.283 orang (laki-laki 1.892 dan perempuan 391), Bakomsus 187 orang (laki-laki 183 dan perempuan 4) dan Tamtama 163 orang laki-laki.
Dari 2.633 orang peserta yang mengikuti seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri di Polda Sulut tahun ini yang masih dinyatakan memenuhi syarat untuk menjadi anggota sampai dengan saat ini sejumlah 759 orang.
“Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri ini dilaksanakan dengan clear and clean. Menerapkan prinsip betah, yaitu bersih, transparan, akuntabel dan humanis,” ucap mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.
Dia juga mengapresiasi para peserta yang telah melaksanakan tes dengan mengoptimalkan kemampuan dari masing-masing untuk dapat lulus dari tiap tahapan.
“Hasil yang peserta peroleh semata-mata memang murni kerja keras dan kemauan belajar serta berlatih dari para peserta itu sendiri,” katanya.