Sam Ratulangi, Sosok di Balik Nama Indonesia: Manusia Hidup untuk Memanusiakan Manusia

Subhan Sabu
Makam DR GSSJ Sam Ratulangi, pahlawan Indonesia di tanah kelahirannya, Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

Menurutnya, orang-orang suku Tondano khususnya dan suku-suku Tontemboan, Tomohon, Tonsea, Tonsawang umumnya sudah menggunakan kata sandi perjuangan 'endonei-sia' (Tondano, Tonsea, Tomohon, Tountemboan, Tonsawang) atau 'induni-sia' (Remboken/Tondano) terucap 'indonesia]. Kata kerja Endonei, endoni, induni bermakna ambil rebut kembali 'sia' adalah si dia yaitu gadis manis personifikasi kemerdekaan.

"Sandi perjuangan ini digunakan setelah penderitaan tak terperi dan sakit hati tak tergambarkan suku-suku bangsa Minahasa karena ulah penjajah, sejak Minahasa kalah pada 5 Agustus 1809 dikeroyok pasukan gabungan bangsa-bangsa taklukkan Belanda bersama pasukan inti Belanda dalam Perang Tondano 1808-1809," tulisnya di blog pribadi aesinolungan.blogspot.com, 20 Desember 2010.

Di tengah derita penjajahan pada akhir abad 19 itu, lahirlah Sam Ratulangi pada 5 November 1890 di Tondano. Dalam dirinya mengalir darah leluhur pelaku Perang Tondano (1808-1809). Leluhurnya dari Remboken, usai sekolah di Tondano, dia belajar di Batavia, kemudian lanjut ke Eropa.

Saat studi di Belanda, Sam Ratulangi menjadi Ketua Indiesche Vereniging (1913-1915) atau persatuan India maksudnya orang-orang yang berasal dari Hindia Belanda. Di sini disosialisasikan nama Indonesia. Ide Indonesia dari Sam Ratulangi itu disetujui semua. Juga disosialisasikannya ide Indonesia itu saat dirinya menjadi Ketua Persatuan Mahasiswa Asia se-Eropa.

Pulang ke Tanah Air, Dr Sam Ratulangi pertama kali di tengah masa penajahan secara terang-terangan menggunakan kata nama Indonesia di wilayah Hindia Belanda. Nama 'Indonesia' dipakai beliau pada nama bisnisnya 'Levensverzekering Maatschappij Indonesia' (perusahan asuransi Indonesia). Kantornya di Jalan Braga Bandung sekitar tahun 1918.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,5 Guncang Melonguane Sulut Sore Ini

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Bumi Hari Ini Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane Sulut

57 tahun lalu

Daftar Wilayah yang Rasakan Gempa Bitung Magnitudo 5,8, Manado sampai Ternate

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,9 Guncang Ratahan Minahasa Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal