Di tengah lesunya kunjungan pariwisata, ritual mandi Safar yang tetap dipertahankan ini, kata Indra, diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan ke daerah itu.
Pemerintah daerah terus meningkatkan infrastruktur untuk menunjang atraksi wisata budaya itu, seperti pembangunan jalan ke lokasi wisata di sepanjang Desa Buata dan Posono serta membangun tanggul pengaman di sepanjang Sungai Andagile.
"Alhamdulillah kami mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan Balai Sungai wilayah Sulawesi untuk mewujudkan pembangunan tanggul pengaman tersebut. Harapannya agar setiap orang yang datang berkunjung merasa aman, nyaman dan menikmati pesona wisata di sepanjang Sungai Andagile," ucapnya.
Mandi Safar juga digelar masyarakat di Desa Buloila dan Hutokalo, Kecamatan Sumalata.
Camat Sumalata Osna Haluti mengatakan masyarakat berlomba-lomba mempertahankan budaya tersebut.