Petani Resah, Gubernur Gorontalo Minta Distan Sosialisasikan Regulasi Baru Pupuk Bersubsidi

Antara
Pupuk yang harganya naik membuat petani resah. (Foto: Antara)

GORONTALO, iNews.id - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta Dinas Pertanian  gencar mensosialisasikan regulasi yang baru tentang pupuk bersubsidi. Kebijakan baru terkait Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 49 Tahun 2020  yang dikeluarkan akhir Desember 2020 dan berlaku sejak awal 2021.

"Jadi problem pertama kita adalah pupuk bersubsidi. Ada kebijakan baru dari Menteri Pertanian yang belum disosialisasikan dengan baik," ujarnya di Gorontalo, Kamis (4/3/2021).

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Gorontalo Muljady D Mario mengatakan terjadi lonjakan harga pupuk dari sebelumnya Rp1.800 untuk pupuk urea, naik menjadi Rp2.250 per kilogram.

"Namun jika dibandingkan dengan pupuk non subsidi, masih lebih murah yang subsidi. Non subsidi harganya sekitar Rp7.000 per kilogram di pasaran,” kata Muljady.

Selain masalah harga yang naik, mekanisme pengambilan pupuk di tingkat pengecer juga kian ketat.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mafia Pupuk Rugikan Negara Rp4,3 Miliar Dibongkar Polisi, 3 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jambi Hangus Terbakar

57 tahun lalu

Kapolresta Bandung Tegas Awasi Pupuk Bersubsidi: Petani Jangan Dirugikan!

57 tahun lalu

Dinas Pertanian dan Pangan Badung Gelar Kegiatan Mini Badung Promo Tani

57 tahun lalu

Petani di Badung Mulai Gunakan Mesin Panen Padi Modern Combine Harvester

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal