Satwa liar ini memiliki anak satu hingga dua ekor dengan matang kelamin setelah berumur empat tahun serta dapat hidup hingga 20 tahun.
Habitat Babi Rusa Sulawesi umumnya di hutan primer dataran rendah. Mereka biasanya mendatangi lembah, area datar, dan tepi sungai. Kadang kala hewan ini juga mendatangi tepi hutan primer yang berbatasan dengan hutan sekunder.
Habitat khusus babi rusa di area rawa atau tergenang air karena untuk berkubang serta mata air bergaram untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya akan mineral.
Sebagai hewan omnivora, babi rusa makan buah-buahan, terutama rao dan pangi serta hewan kecil, seperti ulat, cacing, reptil kecil, ikan, dan burung.
Ancaman
Suaka Margasatwa Nantu dan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) Provinsi Gorontalo tempat terbaik untuk mengamati babi rusa dan perilakunya di alam. Meski demikian, kelestarian babi rusa di dua kawasan ini tetap memiliki ancaman.