Masyarakat Dayak Ancam Seret Edy Mulyadi dengan Hukum Adat jika Laporan Didiamkan

Kiswondari Pawiro
Perwakilan Masyarakat Adat di DPR (foto: Kiswondari)

“Kami tidak mau anak bangsa dipecah belah dengan cara-cara ini. Jangan kita saling beradu satu sama lain,” kata Yakobus.

Yakobus menuturkan, masyarakat Kalimantan selama ini tidak pernah mengusik dan memberontak terhadap negara. Bahkan masyarakat Kalimantan menerima jika negara menginginkan Ibu Kota Negara (IKN) dipindah ke Kalimantan.

Dia mengakui ada kekhawatiran terhadap tanah-tanah masyarakat Kalimantan, peradaban masyarakat Kalimantan dan juga kesiapan anak-anak Kalimantan terhadap persaingan di IKN Nusantara nanti. Karena itu dia meminta pemerintah memperhatikan masyarakat asli Kalimantan.

“Tetapi karena ini keputusan pemerintah, kami selaku Majelis Adat Dayak Nasional mendukung sepenuhnya pemindahan IKN itu tentu dengan catatan, mohon masyarakat di kalimantan untuk diperhatikan, diberi kesempatan ambil bagian berpartisipasi dengan kedudukan yang sama di hadapan hukum,” katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Polisi di Asmat Disidang Disiplin, Disanksi Patsus hingga Tertunda Naik Pangkat

57 tahun lalu

Tegas! Polres Mamberamo Tengah Pecat Briptu Edwin

57 tahun lalu

Kabar Duka, Kepala SPN Polda Kalbar Kombes Bestari Hamonangan Harahap Meninggal

57 tahun lalu

Mudik Lebaran 2026, Polda Jateng Hadirkan TAC dan Layanan AI Chat Sipolan

57 tahun lalu

Brimob Gelar Aksi Bersih Pantai Situbondo, Tindaklanjuti Instruksi Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal