GORONTALO, iNews.id - Kepala BPOM Gorontalo Agus Yudi Prayudana menjelaskan penyebab lambatnya pemeriksaan sampelPCRCovid-19 dalam beberapa hari terakhir. Dalam satu bulan ini pihaknya menerima sampel dalam jumlah besar yakni sekitar 500-700 per hari.
Sementara kapasitas pemeriksaan sampel PCR di laboratorium tersebut sebesar 400 sampel per hari.
"Jumlah sampel atau spesimen yang membludak itu, mengakibatkan reagen dan bahan habis pakai kami menipis dengan cepat," ujarnya, Sabtu (31/7/2021).
Pihaknya telah berupaya mengirimkan permintaan reagen ke Litbangkes Kemenkes dan BNPB Pusat melalui dinas kesehatan provinsi, sejak tanggal 10 Juli 2021.
Namun karena proses pengiriman dari Jakarta yang terhambat, mengakibatkan reagen di BPOM Gorontalo habis pada 21 Juli 2021.