Gubernur Olly Bersama Wakasal Ahmad Heri Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Sekolah TNI AL di Likupang

Cahya Sumirat
Olly Dondokambey bersama Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah TNI Angkatan Laut di Likupang.(Foto: Dok. Humas)

MINAHASA UTARA, iNews.id - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah TNI Angkatan Laut (AL) di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (16/4/2021). Pembangunan sekolah tersebut akan membantu putera-puteri Sulut masuk TNI AL.

Dibangunnya fasilitas sekolah untuk Bintara tersebut, menurut Olly menjadi kesempatan emas bagi putra putri lulusan SLTA atau SMA/MA/SMK di Sulut yang bercita-cita ingin menjadi prajurit TNI AL.

“TNI Angkatan Laut berencana mendirikan satuan Pendidikan Bintara di Sulawesi Utara. Ini akan memberikan kemudahan bagi putra-puteri Sulut untuk masuk menjadi TNI Angkatan Laut,” kata Gubernur Olly saat bersama Wakasal di Lobi Kantor Gubernur sebelum meninjau lokasi sekolah TNI AL di Likupang.

Olly menerangkan bahwa Pemprov Sulut akan menghibahkan lahan khusus untuk pendirian bangunan sekolah TNI AL.

Sementara itu, Wakasal dalam keterangannya mengatakan, letak Provinsi Sulut yang berada di perbatasan menjadi pertimbangan dipilihnya Sulut sebagai daerah yang akan dibangun sekolah Bintara. Selain itu juga akan memudahkan calon siswa dari wilayah Indonesia Timur dan daerah kepulauan lainnya yang ingin menjadi prajurit TNI AL.

“Selain putra-puteri Sulut, sekolah Bintara ini akan mengakomodir daerah-daerah wilayah kepulauan, bahkan daerah lainnya seperti Kalimantan dan Maluku Utara. Sehingga tidak jauh-jauh,” ujarnya.

Wakasal juga berharap adanya sekolah Bintara dapat mencetak tokoh-tokoh daerah yang berkualitas.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal