BOLANG MONGONDOW UTARA, iNews.id - Fleksibilitas BLUDBolaang Mongondow Utara (Boltara) dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat layanan publik sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. Penerapan sistem digital keuangan disebut mampu menjawab kebutuhan layanan masyarakat yang semakin dinamis.
Pandangan tersebut disampaikan Anggota DPRD Boltara Sutrisno Van Gobel saat pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Pemkab Boltara. Rapat tersebut dibuka langsung oleh Bupati Boltara Sirajudin Lasena.
Menurut Sutrisno, fleksibilitas BLUD Boltara harus diturunkan ke langkah teknis yang dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat. Rakor tersebut membahas dorongan fleksibilitas unit layanan kesehatan serta digitalisasi dan elektronifikasi transaksi.
Untuk mempercepat implementasi kebijakan, Sutrisno mengusulkan tiga langkah konkret. Usulan tersebut menyasar penguatan sumber daya manusia, sistem, dan evaluasi kinerja.
Langkah pertama adalah penyusunan modul pelatihan intensif bagi pengelola keuangan daerah. Pelatihan ini ditujukan agar aparatur mampu mengoperasikan sistem digital secara optimal.