Badai Siklon Tropis Surigae, TNI AL Evakuasi Nelayan Terombang-ambing di Perairan Sangihe 

Antara
Personel TNI AL mengevakuasi nelayan yang terdampak badai siklon tropis Surigae, Senin (19/4/2021). (Foto: Antara/ Dok. Dispen Lantamal VIII).

MANADO, iNews.id - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII melalui Lanal Tahuna dan Lanal Melonguane mengevakuasi nelayan yang terdampak badai siklon tropis Surigae, Senin (19/4/2021). Sebelumnya Lanal Tahuna menerima informasi tentang adanya satu orang penjaga rakit yang terombang-ambing di sekitar perairan Sangihe pada koordinat 3°32'07.8" N - 125°11'52.1"E.

Kadispen Lantamal VIII Mayor Laut (KH) Samuel Pontoh mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan search and rescue (SAR). Hasil koordinasi dengan unsur SAR, yakni Basarnas, syahbandar dan Polair ditentukan warga tersebut akan dievakuasi menggunakan kapal yang mampu berlayar pada gelombang tiga meter yaitu Kapal Perintis Kannon Moon.

"Selang beberapa saat kemudian, warga yang bernama Indra Saibulan umur 20 tahun, warga Desa Mohongsawang berhasil dievakuasi dengan selamat dan selanjutnya dilakukan pengecekan kesehatan di Balai Kesehatan Lanal Tahuna serta diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat," ujar Samuel, Selasa (21/4/2021).

Selain itu Lanal Melongune menggunakan sea rider bersama Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Talaud juga mengevakuasi tiga nelayan yang terjebak di dalam rumpon di perairan Beo, Kepulauan Talaud. Ketiga nelayan tersebut dievakuasi di sekitar perairan Beo pada dua titik yang berbeda. 

"Kondisi ketiga warga tersebut saat dievakuasi menuju Posal Beo dalam keadaan sadar, badan lemas dan kekurangan makanan. Selanjutnya diserahkan kepada BPBD Kabupaten Talaud dan diterima keluarga masing-masing," ucapnya

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal