2.735 Ton Produk Olahan Susu Impor Tak Berizin Disita Kemendag

Advenia Elisabeth
Mendag Zulhas bersama jajaran Ditjen PKTN mengamankan produk olahan susu impor tak berizin sebanyak 2.735 ton dengan nilai sekitar Rp120 miliar. (Foto: Dok. Kemendag)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 2.735 ton produk olahan susu impor (susu skim bubuk, keju, whey protein, dll) tak berizin dengan nilai sekitar Rp120 miliar disita. Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan Kementerian Perdagangan pada PT TK di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Diketahui, perusahaan impor produk olahan susu dan turunannya ini melakukan pelanggaran dokumentasi persetujuan impor. Akibatnya Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama jajaran Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan mengamankan barang tersebut.

"5 September 2022 yang lalu pak Veri (Direktur Jenderal PKTN) melakukan pengawasan nah ditemukanlah PT TK ternyata tidak punya persetujuan impor," ujar Zulhas, Rabu (14/9/2022).

"Oleh karena itu berdasarkan Permendag nomor 51 tahun 2020 tentu tidak sesuai dengan ketentuan maka ini dikasih line nggak boleh keluar, nggak boleh diperdagangkan karena melanggar aturan," sambungnya. 

Zulhas menambahkan, hal ini merupakan bukti komitmen Kementerian Perdagangan dalam melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap importir yang menyalahgunakan kebijakan pengawasan di luar kawasan pabean (post border).

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satpol PP Makassar Bongkar 500 Titik Reklame Tak Berizin dan Langgar Aturan

57 tahun lalu

19 Kontainer Cabai Impor dari India Tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Bea Cukai Sita 6 Koli Pakaian Bekas Impor Akan Dijual untuk Warga NTT

57 tahun lalu

BPOM Batam Ubah Aturan Surat Keterangan Impor, Simak Detailnya

57 tahun lalu

Pengamat UGM Ingatkan Pemerintah Jaga Pasar Kendaraan Listrik dari Produk Impor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal