Remaja di Makassar Lebam usai Diamankan, Penjelasan Polisi Berbeda-beda

Muhammad Arham Hamid
Antara
Kapolsek Bontoala memberikan klarifikasi tudingan salah tangkap remaja tawuran. (Foto: Antara).

MAKASSAR, iNews.id - Polisi kembali memberikan penjelasan terkait tudingan salah tangkap seorang remaja berinisial FH (13) yang diduga ikut tawuran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun klarifikasi dari petugas berbeda-beda.

Kapolsek Bontoala, Kompol Andriyani Lilikay mengatakan, luka lebam yang dialami korban murni karena terjatuh dan terinjak-injak saat para pelaku tawuran melarikan diri dikejar polisi.

"Karena terjatuh dan terinjak-injak, hasil itu pun juga dikuatkan dengan hasil interogasi terhadap para pelaku dan anggota," kata Kompol Andriyani di Kota Makassar, Sulsel, Rabu (26/8/2020).

Menurut dia, tidak ada unsur kesengajaan oleh anggota di yang mengamankan terduga pelaku tawuran ini. Dia juga membenarkan, FH sempat memberontak dan melarikan diri saat akan dibawa ke Mapolsek Bontoala.

"Saat terjatuh itu, dia diangkat petugas. Saat akan dinaikkan ke mobil patroli, dia memberontak dan berusaha melarikan diri," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Saling Ejek, 2 Kelompok Remaja di Bekasi Tawuran Pakai Senjata Tajam

57 tahun lalu

2 Anggota Geng Motor Sadis di Makassar Ditangkap, Terancam 20 Tahun Bui

57 tahun lalu

Tangkap 2 Geng Motor di Makassar, Polisi Sempat Bergelut

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal