Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla Bengkalis Meluas Capai 80 Hektare, Water Bombing Dikerahkan Padamkan Api
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla di Indonesia Capai 107.465 Hektare, Kalbar Paling Luas Terdampak

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:49:00 WIB
Karhutla di Indonesia Capai 107.465 Hektare, Kalbar Paling Luas Terdampak
Kemenhut mengungkap 107.465 hektare lahan terbakar akibat karhutla. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama periode Januari-Juni 2026 mencapai 107.465,47 hektare (ha). Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan luas karhutla terbesar, yakni 28.680,47 ha, disusul Riau 15.477,95 ha, Nusa Tenggara Timur 10.538,30 ha, Maluku 7.091,07 ha, dan Papua Selatan 6.281,81 ha.

Di Kalimantan Selatan, luas karhutla selama Januari-Juni 2026 tercatat mencapai 383,07 ha yang terdiri atas 29,44 ha lahan gambut dan 353,63 ha lahan mineral. Selain itu, hasil pemantauan hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi mendeteksi 177 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Thomas Nifinluri mengatakan  mengungkapkan, guna mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran pada puncak musim kemarau 2026, Kementerian Kehutanan menyiagakan 180 personel Manggala Agni di Kalimantan Selatan yang ditempatkan di tiga Daerah Operasional (Daops), yakni Tanah Bumbu, Banjarbaru, dan Tanah Laut.

Personel tersebut menjalankan berbagai langkah pencegahan dan penanganan di lapangan.

“Sebagai penguatan respons lapangan, Kementerian Kehutanan menyiagakan 180 personel Manggala Agni yang ditempatkan di tiga Daerah Operasional (Daops), yaitu Tanah Bumbu, Banjarbaru, dan Tanah Laut. Personel tersebut melaksanakan patroli rutin, pemantauan hotspot, pemadaman dini, serta edukasi kepada masyarakat sebagai upaya penguatan pencegahan,” ujar Thomas, Minggu (19/7/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut