Dramatis! Bupati Maros Nyaris Diterjang Banjir Bandang saat Resmikan Sekolah

iNews TV
Bupati Maros nyaris terkena hantaman banjir bandang saat hendak meresmikan sekolah di daerah pelosok. (Foto: iNews)

Sekolah baru tersebut merupakan "kelas jauh" dari SD Inpres 238 Bonto Parang. Pembangunannya sendiri memakan anggaran sebesar Rp300 juta. Uniknya, seluruh material bangunan diangkut secara manual oleh warga yang bergotong-royong melintasi bukit dan lembah selama berbulan-bulan.

Meski nyaris diterjang bencana dalam perjalanan dinasnya, Chaidir Syam menegaskan bahwa pembangunan pendidikan di wilayah terpencil akan tetap menjadi prioritas Pemkab Maros. 

"Medan yang saya lalui hari ini adalah gambaran perjuangan guru dan siswa di Dusun Bara setiap hari. Hal ini justru memacu semangat kami untuk terus memperbaiki akses dan fasilitas pendidikan di pelosok," tuturnya.

Kehadiran sekolah baru ini disambut haru oleh warga Dusun Bara. Kini, puluhan siswa tidak perlu lagi belajar di bawah kolong rumah warga dan memiliki ruang kelas yang layak meski berada di wilayah terisolasi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB Sebut Pencarian Korban Banjir Sumatra Dilanjutkan hingga 8 Januari

57 tahun lalu

Pemkab Sitaro Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari usai Diterjang Banjir Bandang

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal