"Langkah yang kami lakukan dengan memeriksa sapi dari luar daerah yang masuk ke Palopo," ujarnya, Jumat (23/6/2023).
Untuk mendeteksi virus lebih awal, proses pemeriksaan rutin dilakukan secara menyeluruh. Setiap sapi dipasangi barcode untuk melacak pemilik serta daerah asalnya.
"Kami juga ambil beberapa sampel darah sapi untuk dicek di lab agar memastikan tidak ada yang terpapar virus," katanya.