3 Sapi Kurban di Palopo Mati akibat Virus Jembrana, 1 Ekor Diisolasi dari Kawanan

Nasrudin Rubak
Sapi kurban di Palopo rutin dicek kesehatan usai ada tiga ekor yang mati karena virus Jembrana. (Foto: iNews/Nasruddin Rubak)

PALOPO, iNews.id - Dinas PeternakanKota Palopo, Sulawesi Selatan mencatat sudah ada tiga sapi kurban yang mati akibat virus Jembrana. Sementara satu ekor lainnya kini diisolasi dari kawanan agar tak menyebarkan virus tersebut.

Atas kejadian ini, tim kesehatan hewan Dinas Peternakan langsung melakukan vaksinasi ke sapi yang belum terinfeksi. Satu per satu lokasi penampungan sapi kurban dikunjungi dokter hewan untuk dicek kesehatan sekaligus memastikan kondisi kelayakannya.

Selain memeriksa fisik, tim kesehatan hewan juga menyuntikkan vitamin dan vaksin demi menambah kekebalan tubuh serta mencegah penularan virus termasuk PMK, Jembrana hingga petanus.

Dalam pemeriksaan itu, seekor sapi asal Sinjai terpaksa diisolasi dari kawanannya karena terindikasi tertular virus Jembrana. Hal ini berdasarkan ciri-ciri sudah mengeluarkan darah yang mencair melalui lubang hidung,.

Pertanian dan Peternakan Palopo Ibnu Muh Hakim Kadis mengatakan, saat ini ada lebih dari 700 ekor sapi kurban di Palopo. Tiga di antaranya mati karena diduga kuat terinfeksi virus Jembrana.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kacab di Palopo Kabur usai Isi BBM Rp412.000, Datang Minta Maaf setelah Viral

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk Masuk Minimarket di Bogor, Kejar Warga hingga Rusak Kendaraan

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk di Bandung, 2 Warga Terluka saat Panik Berlarian

57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Salurkan Bantuan Sapi Kurban Presiden, Ribuan Kupon Dibagikan

57 tahun lalu

Viral Sapi Kurban Mengamuk di Banjarmasin, Pria 53 Tahun Tewas Terseret Sejauh 50 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal