“Untuk itu diperlukan pengembangan ke depan seperti pelebaran runway, perluasan apron, pengembangan terminal, pembangunan garbarata, serta peningkatan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Ricky.
“Pengadaan mobil pemadam kebakaran juga perlu ditingkatkan dari kategori untuk ATR menjadi standar Boeing, serta beberapa item lainnya,” katanya.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran menekankan pentingnya percepatan pengembangan Bandara Douw Aturure agar mampu mengimbangi lonjakan kebutuhan transportasi udara di Papua Tengah.
Dia juga mendorong sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta membuka peluang ekonomi dan investasi bagi masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Kepala BP3OKP Papua Tengah Petrus Waine serta Plt Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.