“Selain itu, keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya saat diperlihatkan tidak mengenali korban,” ujar Ramon.
Diketahui, banjir bandang di Kabupaten Jayapura menyebabkan 104 orang meninggal. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, dari 104 orang yang meninggal dunia, 97 orang korban ditemukan di Kabupaten Jayapura dan tujuh orang korban di Kota Jayapura.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menjelaskan, jenazah yang berhasil ditemukan hingga hari kelima pascabanjir bandang pada Sabtu pekan lalu sebanyak 105. Hal ini sesuai dengan keterangan dari posko induk bencana di Sentani, kompleks perkantoran Bupati Jayapura.
“Namun, jenazah yang masuk atau dievakuasi ke RS Bhayangkara hanya sebanyak 90 kantong. Jenazah sisanya ada yang sudah langsung dikuburkan oleh keluarga atau kerabat,” katanya.
Kamal mengatakan, dari total 90 jenazah yang sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara, baru 61 korban yang berhasil diidentifikasi. Sisanya 29 lagi belum teridentifikasi.