Hasil pengembangan, Anan merupakan anggota KKB pimpinan Osea Satu Boma. Selain Anan, petugas gabungan masih memburu KKB lainnya dalam kelompok tersebut yang terlibat pembunuhan.
Setidaknya ada tujuh pelaku yang telah teridentifikasi dan ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Namun satu telah ditangkap dan kini tersisa enam DPO.
"Total ada tujuh pelaku dari KKB tersebut, yaitu Osea Satu Boma, Jemi alias Yegetaka Degei, Yakob Bonai alias Bonai Bon, Yakobus Nawipa, Kleibou Nawipa, Anan Nawipa dan UKM," kata Faizal.
Sebelum terlibat pembunuhan Danramil Aradide, Anan Nawipa merupakan DPO Polres Nabire dalam kasus pencurian kendaraan bermotor dan penjambretan.
"Tersangka kerap melakukan kejahatan yaitu kasus curanmor 12 sepeda motor dan penjambretan 2 kasus. Dia pernah ditangkap Polres Nabire namun berhasil melarikan diri," ucapnya.
Sebelumnya, Danramil 1703-04/Aradide Letda Inf Oktovianus Sogalrey gugur ditembak anggota KKB atau organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Rabu (10/4/2024). Video penembakannya disebar KKB hingga viral di media sosial.
Oktovianus Sogalrey merupakan perwira pertama TNI dengan pangkat Letnan Dua (Letda), Dia menjabat sebagai Danramil 1703-04 yang berada di wilayah Kodam XVII Cendrawasih, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Almarhum diketahui meninggalkan seorang istri dan tiga anak usai gugur ditembak anggota OPM.