Terungkap, Begini Awal Mula Pesawat Susi Air Dibakar dan 15 Pekerja Disandera KKB Papua

Edy Siswanto
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri beri keterangan soal pesawat Susi Air dibakar KKB di Nduga, Papua. (Foto : iNews/Arie Dwi Satrio)

Kapolda mengungkapkan, setelah kejadian tersebut, KKB membawa pilot dan 15 pekerja keluar Distrik Paro.

"Jaraknya sekitar 200-300 meter, mereka dibawa keluar oleh kelompok Egianus. Kami sedang berupaya untuk berkoordinasi dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat," ucapnya.

Kapolda berharap dukungan semua pihak agar para sandera bisa dilepaskan. Sementara untuk tuntutan, dia mengaku berupaya untuk komunikasi.

"Mudah-Mudahan bisa bernegosiasi agar yang disandera bisa dilepas. Tuntutannya belum ada. Kami belum dapat tuntutan karena sedang berupaya berkomunikasi," ucapnya.

Diakuinya, pascakejadian pembantaian karyawan Istaka Karya tahun 2018, masyarakatnya Mbua keluar dari kampung mereka dan kemudian beberapa distrik kembali aktif sekarang. Pemerintah daerah kemudian membuat program pembangunan Puskesmas. 

"Lalu para pekerja mulai datang dan kemungkinan ada nego-nego lalu tak ditemukan sampai akhirnya mereka ganggu," ujarnya.

Diketahui, saat ini Kapolda Papua dan jajaran pejabat utama Polda Papua telah berada di Mimika, Papua Tengah. Upaya konsolidasi intens dilakukan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dilakukan untuk menyelamatkan para sandera.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 jam lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

24 jam lalu

TNI Kuasai Tempat Transit OPM di Intan Jaya, Sejumlah Senpi dan Amunisi Disita

9 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

9 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

14 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal