Terungkap, Begini Awal Mula Pesawat Susi Air Dibakar dan 15 Pekerja Disandera KKB Papua

Edy Siswanto
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri beri keterangan soal pesawat Susi Air dibakar KKB di Nduga, Papua. (Foto : iNews/Arie Dwi Satrio)

JAYAPURA, iNews.id - Titik terang peristiwa pesawat Susi Air dibakar di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan perlahan terkuak. Pesawat ini dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya dan menyandera pilotnya.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan selain pilot Susi Air, para KKB Papua juga diduga menyandera 15 pekerja yang sedang membangun Puskesmas Paro. Para pekerja inilah yang awalnya mendapat pengancaman dari KKB.

"Memang benar peristiwa ini berawal dari pengancaman 15 pekerja yang membangun Puskesmas sehingga kami berkoordinasi. Kami perintahkan Kapolres agar berkoordinasi dengan Pemda Nduga untuk mengevakuasi mereka karena kita takutkan akan terjadi korban pembunuhan," ujar Kapolda, Rabu (8/2/2023).

Namun saat kejadian, mendarat pesawat Susi Air yang membawa lima penumpang di Lapangan Terbang Paro.

"Rupanya tadi pagi (kemarin) ada pesawat yang masuk. Mungkin dugaan kami, pikirnya untuk membawa para karyawan keluar sehingga pesawatnya ditahan dan pilot serta penumpangnya diturunkan lalu mereka (KKB) membakar pesawat," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal