Sianturi mengatakan, tim diturunkan dengan perlengkapan dan siap terjun untuk melakukan pencarian dan evakuasi. "Pencarian lewat udara yang sudah kita lakukan juga dapat berjalan dengan baik," katanya.
Dia menyebutkan, pencarian melalui udara menggunakan helly bell 06 milik penerbangan sipil yang ikut membantu sampai sore ini masih melakukan pencarian. "Namun, hingga hari ini belum ada tanda-tanda keberadaan helikopter MI 17. Kita akan terus bergerak melakukan pencarian baik darat maupun udara," katanya.
Sianturi menambahkan, tim darat sudah berada di Kampung Mimin, Distrik Oksob yang berada di kaki gunung Mol dan direncanakan akan menyisir di sekitar Gunung Mol. Tim darat tersebut berjumlah 35 personel terdiri atas TNI AD dan Basarnas.
Diketahui, Helikopter MI 17 milik TNI AD dikabarkan hilang kontak sejak Jumat (28/6/2019) sekitar pukul 11.49 WIT. Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta kru yang sebelumnya terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.