Ricuh! Massa Demo Bawa Babi ke Polresta Sorong Berujung Nyaris Bentrok dengan Polisi

Tim iNews
Aksi massa bawa babi ke Mapolresta Sorong Kota ricuh saat warga menuntut penangguhan penahanan tersangka dugaan korupsi, Jumat (9/1/2026). (Foto: iNews Jayapura)

“Saya punya adik ini menjadi korban. Bendera perusahaannya dipinjam, lalu dipakai orang lain untuk memperkaya diri. Dia tidak tahu proses pengadaan berjalan seperti apa,” kata Robby.

“Kami tidak memetalkan proses hukum. Kami minta penangguhan agar dia bisa urus masa depannya, termasuk proses pemberkasan CPNS. Proses hukum tetap berjalan,” ucapnya lagi.

Massa menilai penetapan IWK sebagai tersangka tidak adil karena empat tersangka lain berasal dari internal DPR, sementara IWK berada di luar struktur lembaga tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolresta Sorong Kota belum memberikan keterangan resmi. Aparat kepolisian masih bersiaga penuh guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sementara massa menyatakan akan terus bertahan dan mengancam menggelar aksi lanjutan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang dan Demo Protes Tunjangan, Ini Respons MA

57 tahun lalu

Surati Polri, Hakim Ad Hoc bakal Demo di Depan Istana 22-23 Januari 2026

57 tahun lalu

Demo Buruh di Silang Monas Hari Ini, 1.659 Personel Gabungan Dikerahkan

57 tahun lalu

Buruh Demo Tuntut UMP Jakarta Naik Jadi Rp5,8 Juta

57 tahun lalu

Buruh Demo Besar-besaran Lagi di Jakarta Kerahkan 10.000 Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal