Candara juga memastikan situasi masih terkendali. Namun, personel TNI dan Kepolisian tetap siaga untuk mengantisipasi hal-hal yang lebih berdampak lagi.
Diketahui, perang antarwarga ini berawal dari penemuan mayat di Distrik Hubikosy pada 25 Juli lalu. Temuan ini diduga memicu oknum masyarakat Pelebaga membunuh terhadap Ismail Elopere, Kepala Kampung Meagama, Distrik Hubikosy, pada Selasa (18/8/2020) pagi.
Sore harinya, terjadi lagi pembunuhan terhadap Yairus Elopere, warga Distrik Pelebaga. Pembunuhan ini terjadi di Pusat Kota Kabupaten Jayawijaya, tepatnya di Jalan Safri Darwin.