JAKARTA, iNews.id – Peristiwa penyerangan dialami pendulang emas yang berada di wilayah pedalaman antara Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Asmat, Papua, Senin (2/9/2019). Kejadian ini menelan korban jiwa maupun luka-luka. Bahkan sudah 47 warga sipil diduga pendulang dievakuasi ke Tanah Merah, ibu kota Kabupaten Boven Digoel.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, ada lima orang pendulang emas yang diduga dianiaya dan tewas dibunuh di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua.
"Informasi awal, lima orang yang diperkirakan tewas," ujar Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Dugaan sementara, para korban diserang pelaku dengan menggunakan panah, tombak dan parang. "Pelaku melarikan diri ke dalam hutan. (Pelaku) menyerang begitu saja, tidak ada konflik sebelumnya," katanya.
Menurutnya, tim gabungan TNI-Polri saat ini sedang menuju ke lokasi pendulangan untuk mengevakuasi jenazah dan menyelidiki kasus tersebut. Lokasi TKP-nya diperkirakan cukup jauh dari Kabupaten Yahukimo dan berada di perbatasan.