Dia menyayangkan tidak adanya koordinasi dengan pihaknya mengingat sebelumnya sudah ada peringatan untuk sementara waktu tidak melakukan kegiatan dengan alasan keamanan.
“Saya sudah pernah mendatangi kamp PT Agung Mulia untuk menyampaikan imbauan tersebut, termasuk ke kamp lainnya yang mengerjakan berbagai proyek pembangunan di Kabupaten Yahukimo agar menunda pekerjaan sampai situasi kondusif,” kata AKBP Angling.
Kapolres Yahukimo mengatakan, pihaknya saat ini sudah memintai keterangan terhadap empat orang dari sembilan orang yang turut dalam rombongan tersebut.
“Namun, dari keterangan sementara, tidak ada yang mengenal pelaku,” kata Angling.
Sementara itu, Kepala BBPJN XVIII Jayapura Osman Marbun membenarkan ada insiden yang menimpa staf Kementerian PUPR dan pekerja jalan yang sedang melakukan survei di Dekai.
“Kedua korban malam ini masih dirawat di RSUD Dekai dan dijadwalkan Sabtu (26/10/2019) dievakuasi ke Jayapura,” kata Osman Marbun.