Pengumuman CPNS di Raja Ampat Terlambat, Begini Penjelasan Sekda

Chanry Andrew Suripatty
Sekda Raja Ampat Yusuf Salim menemui demonstran di kantor bupati. (Foto: iNews/Andrew Chanry).

WAISAI, iNews.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Raja Ampat, Yusuf Salim menemui peserta aksi yang protes adanya keterlambatan pengumuman hasil seleksi CPNS. Namun dia menegaskan bahwa hasil ketetapan ini tidak bisa diganggu gugat.

Yusuf mengatakan, hasil seleksi CPNS yang sudah diumumkan beberapa waktu lalu merupakan keputusan yang sah, sesuai kebutuhan formasi ASN di pemerintahan daerah.

"Kami siap mempertanggungjawabkan itu sampai di mana," kata Yusuf di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Senin (19/10/2020).

Dia kemudian menjelaskan mengapa pengumumannya tidak sesuai jadwal. Sebab saat hasil yang diterima awalnya kuota untuk masyarakat asli Papua tidak sampai 80 persen.

Karena itulah seluruh bupati se-Papua Barat didampingi Gubenur Dominggus Mandacan menemui Kementerian PANRB, Kemendagri dan BKN di Jakarta.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Raja Ampat Papua Barat Daya

57 tahun lalu

Kisah Pilu Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Jadi Korban Kekerasan Seksual sejak Usia 5 Tahun

57 tahun lalu

Pengakuan Mengejutkan Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Bongkar Kebejatan Ayah Kandung

57 tahun lalu

Kasus Bocah SD di Raja Ampat Tertembak di Sekolah, Polisi Amankan Siswa SMP

57 tahun lalu

Viral! Bocah SD di Raja Ampat Diduga Jadi Korban Penembakan OTK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal