Pengumuman CPNS di Raja Ampat Terlambat, Begini Penjelasan Sekda

Chanry Andrew Suripatty
Sekda Raja Ampat Yusuf Salim menemui demonstran di kantor bupati. (Foto: iNews/Andrew Chanry).

"Jadi hasil yang diumumkan pada 15 Oktober lalu itu sudah sesuai perhitungan kami, yakni mengakomodasi kuota 80 persen warga asli Papua," ujar dia.

Sementara terkait jumlah pencari kerja yang mengikuti tes tersebut, diakuinya cukup besar, sebanyak 2.000 orang. Sementara yang diterima lolos hanya 320 peserta.

"Jadi, saya hanya mengumumkan hasilnya menginformasikan hasil itu kepada publik. Bagi yang belum berkesempatan lulus di formasi 2018. Kita berharap bisa ikut di seleksi 2019," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Raja Ampat Papua Barat Daya

57 tahun lalu

Kisah Pilu Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Jadi Korban Kekerasan Seksual sejak Usia 5 Tahun

57 tahun lalu

Pengakuan Mengejutkan Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Bongkar Kebejatan Ayah Kandung

57 tahun lalu

Kasus Bocah SD di Raja Ampat Tertembak di Sekolah, Polisi Amankan Siswa SMP

57 tahun lalu

Viral! Bocah SD di Raja Ampat Diduga Jadi Korban Penembakan OTK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal