Ini Alasan Sekda Raja Ampat Umumkan Seleksi CPNS Tanpa Sepengetahuan Bupati

Chanry Andrew Suripatty
Protes warga terhadap hasil CPNS Fakfak. (Foto: iNews/Rahman).

WAISAI, iNews.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Raja Ampat, Yusuf Salim, membenarkan dirinya telah mengumumkan hasil seleksi CPNS formasi 2018 tanpa sepengetahuan Plt Bupati Manuel Urbinas. Sebab ada kewenangan atas dirinya sebagai ketua pansel.

Yusuf mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Plt Bupati Manuel. Namun dia meminta agar pengumuman ditunda dulu. Sementara dari hasil komunikasi dengan Kemenpan RB dan BKN, pemberitahuan ini tidak bisa ditunda.

"Karena ini berkaitan dengan postur APBN. Formasi 2018 dianggarkan pada 2020. Jika ditunda lagi, yang rugi para peserta CPNS yang lulus seleksi," kata Yusuf saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2020).

Selain itu, data peserta CPNS ini akan dimasukkan untuk penerbitan nomor induk pegawai (NIP) per 1 November, paling lambat pada Desember mendatang. Karena pertimbangan inilah dia memutuskan untuk segera mengumumkan hasil tes ini.

"Tapi saya sebagai ketua panitia seleksi daerah CPNS diberikan ruang untuk mengumumkan hasil CPNS 2018. Saya siap bertanggung jawab dengan seluruh hasilnya dengan pertimbangan yang saya sebutkan," ujar dia.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mengumumkan hasil seleksi CPNS formasi 2018. Ada 320 orang yang dinyatakan lulus, dengan ketentuan 80 persen warga asli Papua dan 20 persen dari non-Papua.

Sementara Plt Bupati Manuel Urbinas menyoroti langkah Sekda Yusuf Salim yang mengambil keputusan tanpa sepengetahuannya. Dia merasa posisinya sebagai pelaksana tugas kepala daerah telah dilangkahi oleh sekda.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Raja Ampat Papua Barat Daya

57 tahun lalu

Kisah Pilu Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Jadi Korban Kekerasan Seksual sejak Usia 5 Tahun

57 tahun lalu

Pengakuan Mengejutkan Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Bongkar Kebejatan Ayah Kandung

57 tahun lalu

Kasus Bocah SD di Raja Ampat Tertembak di Sekolah, Polisi Amankan Siswa SMP

57 tahun lalu

Viral! Bocah SD di Raja Ampat Diduga Jadi Korban Penembakan OTK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal