Penerbangan Udara di Papua Dibuka Kembali, Ekonomi Warga Mulai Menggeliat

Antara
Penumpang pesawat udara di Bandara Sentani Jayapura mengikuti prosedur pemeriksaan kelengkapan di antaranya surat pemeriksaan bebas Covid-19, KTP, dan surat jalan sebelum memastikan mendapatkan tiket pesawat. (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Perekonomian warga kembali menggeliat setelah penerbangan udara antardaerah di wilayah Papua dibuka kembali. Meski Pemprov Papua memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 hingga 31 Juli 2020, warga terbantu dengan pengoperasian bandara.

Dari pantauan, penerbangan di bandara yang kembali diaktifkan secara langsung berdampak pada ekonomi warga lokal, seperti para porter pengangkut barang. Begitu juga, pelaku usaha penjual makanan dan minuman serta mama-mama penjual buah pinang sirih.

Para pedagang tas khas Papua noken, penjual koran hingga sopir taksi dan ojek di kawasan bandara juga dapat memperoleh kembali pendapatan sehari-hari untuk membiayai kebutuhan hidup keluarga.

Pascaberoperasinya bandara di Papua, dampak ekonomi juga dirasakan perusahaan BUMN PT Angkasa Pura (AP) I sebagai pengelola bandara Sentani dan Biak serta UPBU Kementerian Perhubungan di Bandara Mozes Kilangin Timika dan Bandara Wamena. Perusahaan bisa memperoleh pendapatan dari retribusi jasa parkir dan pengelolaan bandara setempat.

Operasional bandara di Papua yang telah melayani angkutan penumpang udara, di antaranya Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Bandara Mozes Kilangin Timika, dan Bandara Frans Kaisiepo, Kabupaten Biak Numfor. Kemudian, Bandara Wamena, Bandara Mopah Merauke, serta beberapa bandara lainnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal