Nasib 2 Pendatang di Sarmi, Motor Mogok Dikira Penculik Anak dan Sempat Dikeroyok

Donald Karouw
Kedua warga pendatang yang hendak berjualan di Sarmi, Papua sempat dikeroyok massa karena dituduh pelaku penculikan anak. (Foto : Humas Polda Papua)

SARMI, iNews.id - Dua warga pendatang dituduh pelaku penculikan anak dan sempat dikeroyok massa. Peristiwa ini terjadi di Kampung Holmafen, Distrik Sarmi Timur, Kabupaten Sarmi, Papua, Sabtu (4/2/2023).

Keduanya bernama Yanedi (37) dan Fitria (29) yang akhirnya diamankan ke Mapolres Sarmi.

Kasat Reksrim Polres Sarmi AKP Fransiskus Taborat mengatakan, kronologi kejadian bermula saat keduanya berangkat dari Jayapura menggunakan motor dengan membawa dagangan kerupuk. Dagangan ini akan dijual di kios-kiossepanjang jalan menuju Sarmi.

“Namun saat tiba di Jembatan Tor, motor mereka mogok sehingga keduanya mendorong motor sambil menghubungi teman yang mereka kenal di Sarmi untuk menjemput,” ujarnya, Minggu (5/2/2023).

Saat itu, keduanya malah diduga pelaku penculikan anak oleh warga dan sempat dikeroyok. Selanjutnya mereka diamankan anggota Polres Sarmi dan dibawah ke Mapolres untuk dimintai keterangan.

Dari keterangan keduanya, tidak ada hal-hal yang mencurigaikan bahkan mengarah ke penculik anak.

“Mereka berdua pendatang yang beberapa bulan lalu baru saja datang ke Jayapura untuk berwirausaha dengan menjual keripik. Mereka diajak temannya (Marsel) selaku pemilik usaha Keripik,” kata Fransiskus.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

57 tahun lalu

Gempa Terkini Guncang Keerom Papua, Cek Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal