Sementara itu, Direktur PT Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, selama ini wisatawan yang masuk ke DIY terkendala kapasitas Bandara Adisutjipto yang terbatas. Namun dengan operasional YIA, maka pesawat berukuran besar dan terberat pun bisa mendarat.
“Beberapa maskapai sudah tertarik, termasuk untuk charter flight,” ujar Faik.
Sejumlah negara yang dibidik untuk penerbangan luar negeri yakni Australia, Malaysia dan Cina. Dengan kondisi bandara yang semakin representatif, diharapkan mampu mewujudkan target 20 juta penumpang. Apalagi dengan banyaknya kegiatan promosi pemerintah di luar negeri.
“Penerbangan langsung (charter flight) bisa membawa 400 penumpang. Kami juga berikan free parking fee untuk enam bulan pertama dan diskon 50 persen setelahnya,” tuturnya.