Kunjungi Lapter Ekstrim Distrik Doufo, Bupati Puncak Pastikan Tingkatkan Lapter 2022

Rizqa Leony Putri
Kondisi Landasan Pacu Lapter Doufo yang masih belum diaspal saat dikunjungi oleh Bupati Puncak Willem Wandik untuk melihat kondisi lapter ini beberapa waktu lalu. (Foto: dok Pemkab Puncak)

Seperti yang disampaikan Captain Jesse baker, pilot asal Selandia baru, yang membawa pesawat Cesna Grand Caravan milik Pemkab Puncak, saat mengantar Bupati ke Distrik Doufo.

“Kita harus hati-hati di lapangan terbang ini,karena lapangan terbang masih belum bagus,apalagi di kelilingi oleh sungai Memberamo. Kami berharap sekali ada pembangunan lapangan terbang ini,biar lebih bagus untuk didarati pesawat,” katanya.

Direktur PT Aviation Puncak Papua di bawah naungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemda Puncak Semuel Resubun mengatakan, salah satu penyebab lapangan terbang di Papua sangat ekstrim, karena berada ada lapangan terbang yang berada di atas gunung,lembah. Selain itu, fasilitas lapangan terbang juga sangat minim. 

Di daerah tersebut, ungkap Semuel, kondisi cuacanya tidak bisa diprediksi, bisa berubah setiap saat. Sehingga untuk menjadi pilot di Papua, ungkap dia memang membutuhkan kemampuan khusus atau visual. Ia harus mampu membaca tanda alam maupun cuaca, sehingga mampu mengendalikan pesawat tetap terbang pada jalurnya.

“Sebelum kami menerima kapten pilot itu bekerja di kami, biasanya lami cek dulu mereka (pilot) Apakah sudah mengusai medan di Papua, masuk keluar di landasan yang sulit, kami biasanya ada pendampingan dari instruktur berkali-kali. Jika kami nilai sudah siap baru bisa dilepas. Jadi bukan saja melihat dari persyaratan penerbang, namun harus lebih memiliki kemampuan khusus lagi. Apalagi sebagian besar lapangan perintis di pedalaman Papua tidak begitu dilengkapi fasilitas pendukung,” ujarnya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
12 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

12 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

17 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

20 hari lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

23 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal