Komnas HAM Yakin Konflik Papua Bisa Segera Selesai dengan Perundingan Damai

Antara
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebut konflik di Papua bisa diselesaikan dengan negosiasi atau perundingan damai. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) menyakini konflik yang terjadi di Tanah Papua bisa segera diselesaikan melalui negosiasi atau perundingan damai antara pihak-pihak terkait. Hal ini disampaikan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Jakarta, Rabu (23/3/2022).

"Penghentian konflik bersenjata yang telah menimbulkan banyak korban di Papua merupakan misi utama Komnas HAM," ujar Taufan Damanik, Rabu (23/3/2022).

Dia mengatakan, Komnas HAM telah melakukan sejumlah upaya terkait konflik di Tanah Papua. Salah satunya dengan penjajakan dialog damai dengan menemui berbagai pihak di Papua pada 16 hingga 23 Maret 2022.

Komnas HAM juga secara intensif memonitor dan mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti temuan pelanggaran HAM dan tindak pidana kekerasan lainnya. Baik yang dilakukan aparat TNI dan Polri maupun Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Untuk pelanggaran HAM berat, Komnas HAM telah menyelesaikan penyelidikan kasus Wamena, Wasior dan Paniai. Setelah menyerahkan hasil penyelidikan kasus-kasus tersebut, sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, Jaksa Agung bertugas menindaklanjuti ke tahap penyidikan dan penuntutan pengadilan HAM.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

57 tahun lalu

Gempa Terkini Guncang Keerom Papua, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,4 Guncang Yapen Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal