Kisah Pilu Operasi Kopassus di Papua, Banyak Prajurit Gugur karena Tenggelam dan Hilang di Hutan

Sindonews
Sucipto
Prajurit Kopassus di hutan. (Foto: Ilustrasi Istimewa)

Kondisi semakin diperparah karena peta yang digunakan tidak akurat. Akibatnya, Pasukan Naga ini diterjunkan 30 Km lebih ke arah utara dari dropping zone yang ditentukan. Kondisi Papua yang masih gelap gulita membuat para penerjun tidak mengetahui kondisi hutan di bawahnya. Tidak sedikit penerjun yang tersangkut di pohon dengan ketinggian 30-40 meter. Akibatnya, mereka kesulitan untuk turun, apalagi tali yang disediakan hanya 20 meter.

LB Moerdani (Foto Repro Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando).

Ben Mboi mengatakan, saat itu, dia tersangkut di pohon dengan ketinggian 10 meter. Dia akhirnya berhail turun dengan selamat dengan berbagai upaya. Dia juga harus berpencar dengan anggota lainnya. 

"Saya melepaskan diri dari ikatan payung terjun dengan menggunakan pisau dan memakai tali untuk terun. Beberapa gugur tergantung dan beberapa orang lainnya juga gugur tenggelam di rawa-rawa karena ransel terlalu berat," ucapnya.

Dia mengatakan, dalam operasi itu, peta yang mereka gunakan masih peta lama buatan 1937. Tujuan Benny Moerdani sebenarnya pantai selatan Irian Barat yang lebih dekat ke pusat pertahanan Belanda.

Meski penerjunan tidak sesuai rencana, Kapten Benny Moerdani berhasil mengonsolidasikan pasukannya sebanyak 60 orang pada hari kedua. Mereka dalam kondisi siap tempur karena memiliki komandan, radio, cadangan amunisi dan logistik yang cukup, pasukan Naga kemudian bergerilya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
14 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

14 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

19 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

22 hari lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

25 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal