Kisah Jenderal TNI Sedih Lihat Ribuan Prajurit Kopassus Menangis Lepaskan Baret Merah Kebanggaan

Maria Christina Malau
Prajurit Kopassus dan baret merah kebanggaannya. (Foto: TNI)

"Banyak yang menangis. Luar biasa. Saya bilang, baret itu nggak masalah, yang penting ada di sini (menunjuk dada). Bagaimana semangat jiwa kita di situ, kita semangat, kita Kopassus. Selalu saya semangati mereka. Saya buat jargon-jargon, kokoh seperti batu karang, misalnya," kata Tarub. 

Tarub yang menjadi Komandan Brigif Linud 3/Kostrad saat itu juga terus menggali semangat dan membangun kebanggaan anak buahnya yang tak lagi menjadi personel Kopassus. Salah satunya melalui sarana olahraga sepak bola dan voli. Dia ingin membuat anak buahnya tetap gembira dengan menyalurkan energi pada hal-hal positif. 

"Pokoknya kamu latihan, kalahkan mereka. Itu perintah saya. Jadi itu jadi motivasi, semangat mereka. Pokoknya saya buat gembira aja semua. Satu nasib, sepenanggungan," kata Tarub.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

57 tahun lalu

68 Jembatan Rawan Ambruk di Jatim, TNI Turun Tangan

57 tahun lalu

Ini Deretan Senjata OPM yang Diamankan TNI usai Kontak Tembak di Nabire

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal