Setelah proses seleksi, upacara pergantian baret dilaksanakan di kesatrian Kariango dan berlangsung dengan penuh haru. Saat acara timbang terima, semua berdiri mengenakan baret merah.
Setelah upacara, semua bergantian menundukkan kepala. Mereka mengambil baret hijau dan mengganti baret merah yang dipakai di kepala.
Sintong lagi-lagi tak mampu menahan kesedihannya. Dia tidak tega melihat prajurit yang dia sebut anak-anak yang sangat dia sayangi itu, harus melepaskan baret merah kebanggaan mereka.
"Saya sedih sekali. Anak-anak buah ini betul-betul saya sayangi. Tetapi, negara mengatakan ini harus dilaksanakan. Ini kan orang-orang baik semua," kata mantan Komandan Kopassus itu lirih.
Salah satu prajurit yang harus mencopot baret merahnya saat itu, Kolonel Inf Tarub. Dia pun terpilih menjadi komandan pertama Brigif Linud 3/Kostrad di Kariango.