Kecam Teror KKB, Aktivis WPNA: Pertumpahan Darah Tak Akan Memberikan Kebebasan

Andi Mohammad Ikhbal
Tokoh West Papua National Authority (WPNA) wilayah Domberai, Markus Yenu. (Foto: Istimewa)

Bahkan, Yenu merasa tindakan keji dari KKB akan meruntuhkan perjuangan yang sedang dia bangun. Sebab, dia seorang aktivis yang juga memperjuangan nama ‘Papua’ lewat jalur kemanusiaan.

“Kami sadar jika pertumpahan darah tidak akan memberikan kebebasan. Kalaupun bebas, kita sudah kehilangan anggota keluarga sendiri akibat dari penembakan-penembakan yang terjadi,” katanya.

Diketahui sebelumnya KKB membunuh dua orang guru pada tanggal 8 dan 9 April. Kemudian pada tanggal 11 April, KKB membakar sebuah helikopter milik PT  Ersa Eastern Aviation.

Tak hanya itu, pada tanggal 14 April, KKB menembak mati tukang ojek. Lebih memilukan lagi, pada 15 April, KKB kembali menembak mati salah seorang siswa SMA. Bahkan, korban disiksa lebih dulu hingga kondisi jasadnya ditemukan mengenaskan.

Hari ini, Sabtu (17/4/2021), KKB lagi-lagi berulah di Kabupaten Puncak, Papua. Kali ini, KKB membakar rumah rumah kepala suku, perumahan guru dan berbagai fasilitas pendidikan yang ada di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Sabtu (17/4/2021).

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal