Dominggus menjawab, program tersebut sangat berkesan dan mendapat banyak komentar positif di Papua Barat. Sebab, program itu sudah mengurangi angka pengangguran dan diharapkan pula mengurangi angka kemiskinan.
"Oh kesannya luar bisa, banyak mereka komentar itu pak. Artinya menurunkan angka pengangguran di Papua Barat yang cukup tinggi. Dengan adanya 1.000 Bintara Otsus ini kan sudah mengurangi angka pengangguran, angka kemiskinan akan berkurang. Luar biasa," kata Dominggus.
Dengan manfaat yang sudah dirasakan itu, Dominggus menyampaikan permohonan agar Andika Perkasa bisa memberikan kuota dengan jumlah yang sama dalam rekrutmen program Otsus untuk prajurit TNI AD di tingkat Tamtama, khusus di Papua Barat.
"Jadi mereka memang minta tambahan. Saya Sampaikan ke bapak Kasad kalau bisa, kasih kita Tamtama lagi. Tahun kemarin kan Bintara, kalau tahun ini bisa Tamtama," kata Dominggus.
"Trus berapa jumlahnya," tanya Andika.
"Bapak kasih kita 1.000, kita siap," jawab Dominggus.
Andi Perkasa langsung merespons permohonan Dominggus. Dia berjanji segera mengirim surat permohonan izin kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.